Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti mengkonfirmasi bahwa bek tengah Danilo pasti akan dimasukkan dalam skuad Selecao untuk Piala Dunia 2026.
Keputusan itu diumumkan dalam konferensi pers menjelang pertandingan persahabatan melawan Kroasia pada 1 April. Menurut pelatih asal Italia itu, ia tidak ingin terus mengulang pertanyaan mengenai Danilo karena peran pemain tersebut tidak tergantikan.
Mantan pelatih AC Milan dan Real Madrid menekankan bahwa nilai bek tengah Flamengo itu tidak hanya terletak pada kemampuan profesionalnya, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan, semangat, dan kepribadiannya di ruang ganti.
“Danilo pasti akan berada di Piala Dunia 2026. Saya sudah memutuskan itu,” tegasnya.
Ancelotti mengungkapkan bahwa Danilo termasuk di antara sembilan pemain bertahan yang terpilih untuk turnamen terbesar di dunia. Ini adalah jaminan yang langka, karena daftar resminya belum diumumkan. Sebaliknya, pemain penyerang seperti Endrick dan Neymar tidak dijamin akan dipanggil.
Pelatih Ancelotti akan mengumumkan daftar 26 pemain pada tanggal 18 Mei. Persiapan untuk Piala Dunia akan dimulai pada tanggal 25 Mei di lapangan latihan Granja Comary, yang terletak di pegunungan Teresopolis di negara bagian Rio de Janeiro. Ini adalah lokasi yang sudah familiar bagi Brasil setiap kali mereka memulai kampanye besar.
Dalam pertandingan pembuka mereka, Brasil menghadapi Maroko di Grup C di Stadion MetLife. Dengan kepastian awal penandatanganan Danilo, tim kuning dan hijau secara bertahap membentuk susunan pemainnya menuju tujuan mereka untuk menaklukkan kejuaraan dunia.
Neymar Belum Menyerah untuk Dapatkan Satu Tempat di Piala Dunia 2026
Setelah tidak dipanggil ke tim nasional, Neymar mencoba membuktikan kemampuannya dengan penampilan di sesi latihan Santos.
Selama FIFA Days pada bulan Maret, Santos menyelenggarakan pertandingan internal antara tim utama dan tim U20 di pusat pelatihan CT Rei Pele. Ini merupakan kesempatan bagi pelatih Cuca untuk mengevaluasi skuadnya menjelang pertandingan mendatang melawan Remo.
Meskipun skor resmi tidak diumumkan, Neymar tetap menjadi pusat perhatian, menyumbang satu gol dan satu assist, menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang positif.
Setelah sesi latihan, Neymar mengungkapkan kegembiraannya untuk kembali ke lapangan. Ia menekankan pentingnya pertandingan internal bukan hanya untuk tim utama tetapi juga untuk para pemain muda.
“Ini adalah kesempatan berharga bagi semua orang. Saya pernah berada di posisi mereka sebelumnya, jadi saya mengerti pentingnya pertandingan seperti ini. Setelah lama tidak bermain, mendapatkan kembali feeling terhadap bola sangat penting,” kata striker berusia 34 tahun itu.
Namun, pintu kembalinya Neymar ke tim nasional Brasil tetap tertutup. Pelatih Carlo Ancelotti terus mempertahankan pendirian yang jelas tentang pemilihan pemain, memprioritaskan keseimbangan dan efektivitas kolektif daripada popularitas individu. Ia menegaskan bahwa ia selalu mendengarkan semua pendapat, tetapi keputusan akhir berada di tangan staf pelatih.
Tercoret dari skuad terakhir membuat Neymar berada di bawah tekanan untuk segera memulihkan kondisi fisiknya agar bisa berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Penampilan positifnya di Santos merupakan pertanda baik, menunjukkan bahwa sang bintang masih memiliki kesempatan untuk kembali.